| Kesimpulan: Setelah kita interpretasi dan maknai semua liriknya, dapat kita simpulkan bahwa lagu ini merupakan kritikan untuk pemerintah Amerika yang melakukan invasi/perang melawan irak. Kita tahu bahwa Amerika Serikat kehilangan 4.487 personilnya di Irak sejak Operasi Penbebasan Iran dilancasrkan pada tanggal 19 Maret 2003. Sebanyak 3.492 tewas dalam operasi militer dan sekitar 32.000 luka-luka dan belum lagi korban warga sipil. Jadi tidak ada yang untung bukan? Disinilah penulis lagu seolah-olah mengomentari keadaan tersebut dengan mempertanyakan sebenarnya perang itu untuk apa? diperjuangkan itu apa? Yang dipertahankan itu apa? Jika hanya Harga diri atau Keegoisan, mending tak usah berperang. Karena dibalik peperangan sebenarnya ada jiwa-jiwa yang terluka, trauma, bahkan terbunuh. Jadi lebih baik berdamai saja (21guns), karena peperangan tak bakal menghasilkan masalah, malah menambah masalah baru.
Selain kritikan pada pemerintah Amerika, lagu 21 guns juga memperingatkan pada kita untuk saling tidak bertengkar karna mempertahnkan rasa bangga, egoisme dirikita. Semua itu ga ada untungnya, malah hanya melukai dirimu saja. Lagu ini seolah mempertanyakan pada kita yang dalam hidup kenapa suka sekal dengan pertengkaran yang takaada habisnya. Bayangkan missal kamu bertengkar dengan kekasihmu, emosimu, kata-katamu, bahkan tamparanmu pasti akan melukai hati kekasihmu. Ketika pertengkaran itu berakhir, pastilah ada perasaan bersalah dalam dirimu kan? Kenapa tidak berdamai saja sih? Kenapa tidak berpelukan lalu berciuman penuh mesra sepertii pasangan yang ada dalam video klip lagu ini?
*Penulis lirik lagu 21 Guns adalah Billie Joe Armstrong, David Bowie, Mike Dirnt, Tré Cool. Lagu ini rilis pada tahun 2009. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog. |